Sabtu, 24 Maret 2012

Who Packed Your Parachute

Pada zaman perang Vietnam, ada seorang pilot pesawat tempur bernama Charles Plumb yang sangat ahli dalam mengendalikan pesawatnya. Ia sering memimpin rekan-rekannya untuk menyerang sarang musuh. Berkat kepandaiannya, berkali-kali ia berhasil dalam menghancurkan markas musuh dan selalu terhindar dari serangan balik.
Hingga suatu ketika, malang tak dapat ditolak, pada misi tempurnya yang ke-76 di wilayah Vietnam, pesawatnya terkena tembakan dari musuh. Merasa sudah tidak ada harapan lagi, Charles menekan tombol darurat, dan dalam sekejap kaca kokpit membuka dan sang pilot terlontar keluar bersama parasutnya. Pesawat itu jatuh dan sesaat kemudian meledak berkeping-keping, sementara Charles sendiri selamat dan mendarat tidak jauh dari lokasi pesawat tersebut. Sayangnya, Charles ditangkap oleh tentara musuh dan dipenjara selama enam tahun sebelum akhirnya dibebaskan.

Tahun demi tahun berlalu, kini Charles sudah pensiun dari dinas militernya dan menjadi penduduk biasa. Suatu hari, Charles makan di sebuah restoran bersama istrinya, Cathy. Setelah duduk, ada seorang pria yang duduk dua meja di depannya memerhatikan wajahnya secara saksama. Hingga tiba-tiba pria tersebut menghampirinya dan berkata, “Anda pasti Charles Plumb!”

Charles mendongak melihat orang itu, lalu berkata, “Ya, memang saya Charles Plumb.” Orang itu berkata lagi, “Anda menerbangkan pesawat tempur dan tertembak di Vietnam. Kemudian Anda melompat dari pesawat, tertangkap dan dipenjara selama enam tahun, benar kan?”
Charles kebingungan dan bertanya, “Bagaimana Anda mengetahui semua cerita itu?” Dengan tertawa orang itu menjawab, “Nama saya Jack. Waktu itu saya juga bertugas di militer, hanya kita berbeda tugas. Anda bertugas sebagai pilot, sedangkan saya adalah orang yang bertugas untuk melipat dan membungkus parasut, termasuk parasut yang Anda pakai waktu itu…,” jawab orang tersebut. 

Sejenak Charles termenung, kemudian ia menyalami orang itu dengan hangat dan berkata, “Terima kasih Jack… Anda sudah bekerja dengan baik. Jika hasil lipatan Anda tidak baik sehingga parasut tidak bisa membuka saat saya di udara, mungkin saya sudah tidak ada hari ini. Dalam hati saya sering kali berdoa untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang seperti Anda, namun baru hari inilah saya mempunyai kesempatan untuk bertemu dan mengucapkan terima kasih secara langsung. …sekali lagi, terima kasih Kawan….”

 “Give to the world the best you have, and the best will come back to you.”
Ella Wheeler Wilcox

Insight:
The Transformer, Ingatkah Anda kepada seseorang yang telah menyiapkan sarapan untuk Anda pagi ini? Ingatkah Anda kepada mereka yang selalu mendoakan Anda setiap hari? Orang tua Anda? Suami atau istri Anda? Sahabat Anda? Anak-anak Anda?

Sadarilah betapa berharganya mereka bagi Anda. Mereka adalah orang-orang yang telah melakukan hal-hal yang kecil namun mempunyai makna yang sangat besar dalam perjalanan hidup Anda. Bukankah tanpa mereka di samping Anda maka hidup Anda tak kan senyaman ini? Sekecil apapun peran mereka, cobalah untuk lebih menghargai mereka. Sapa mereka, berikan senyum tulus terbaik Anda. Dengan demikian, secara tidak langsung kita akan memotivasi mereka untuk dapat melakukan yang terbaik, dan memberikan efek balik yang positif bagi diri kita sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar